JobsDB.com

Rabu, 10 November 2010

Tips Bekerja Menjadi Penyiar Radio & Televisi

Seiring dengan maraknya perkembangan dunia penyiaran baik radio maupun televisi di Indonesia saat ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa dari industri inilah terbukanya kesempatan bagi mereka untuk bisa ikut berkecimpung dalam dunia penyiaran atau yang lebih sering disebut sebagai broadcasting. Hampir disetiap daerah atau provinsi sudah memiliki beberapa stasiun radio dan Televisi lokal, oleh karena itulah peluang untuk kerja dalam bidang broadcasting khususnya menjadi seorang penyiar menjadi lebih besar.

Kebanyakan beranggapan bahwa akan sulit untuk bisa menjadi seorang penyiar radio maupun televisi. Akan tetapi, asalkan ada kemauan dan keyakinan, maka tidak ada hal yang tidak mungkin. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui jika Anda berencana untuk bekerja sebagai penyiar radio maupun televisi. Berikut tips yang akan membantu Anda:

1. Percaya diri (PD). Percaya diri adalah kunci utama untuk menjadi seorang penyiar. Harus mempunyai keyakinan dan tekad yang tinggi ketika Anda memtuskan untuk menjadi seorang penyiar. karena Anda sudah pasti akan gagal jikalau dari awal saja sudah merasa ragu-ragu, minder, tengsin, dan sebagainya. Percaya diri saja bahwa Anda pasti bisa untuk berbicara dalam studio siaran. Memang sudah pasti akan ada rasa deg-degan ataupun gejala grogi lainnya, tapi bulatkanlah tekad dan yakinkan Anda bahwa Anda pasti bisa melakukannya.

2. Pengetahuan yang luas. Anda salah besar jika beranggapan dengan memiliki suara yang enak didengar dan memiliki fisik yang hampir sempurna (tinggi, putih, cantik/ganteng, dll) merupakan hal yang sangat penting dan diperhatikan oleh pemirsa. Berdasarkan prinsip dasar broadcasting yaitu menyampaikan pesan, berita maupun info ringan, maka sudah dipastikan bahwa seorang penyiar harus memiliki pengetahuan yang luas dalam hal apa pun. Apalah artinya jika seorang penyiar memiliki kesempurnaan pada vokal dan fisik tetapi dangkal pengetahuannya? Oleh karena itu, Anda harus banyak membaca koran, nonton berita di televisi, dan rajin-rajinlah searching info apa pun yang menarik di Internet untuk dijadikan materi siaran Anda.

3. Memiliki pergaulan yang luas. Perbanyaklah teman dalam kehidupan Anda, karena akan ada banyak info yang akan Anda dapatkan. Anda tidak akan bisa sukses menjadi seorang penyiar apabila lingkup pergaulan Anda hanya seputar rumah ataupun kampus Anda saja. Pergunakanlah media pergaulan online yang sekarang sudah semakin banyak dan ramai dipergunakan oleh kebanyakan orang. Atau bisa juga Anda mendatagi tempat-tempat nongkrong yang sedang diminati oleh kebanyakan orang.

4. Mengenali lebih dalam radio ataupun televisi yang menjadi target Anda. Hal ini menjadi penting, karena apabila Anda tidak mempunyai pengetahuan apa-apa tentang radio ataupun televisi dimana Anda akan menjadi penyiarnya, maka sama saja Anda akan membuat malu radio ataupun televisi tersebut. Diibaratkan penyiar adalah mascot dari radio atau televisi, oleh karena itu jangan permalukan diri Anda ketika ada orang yang bertanya tentang radio atau televisi tempat Anda bekerja. Pelajarilah segala sesuatu yang berhubungan dengan radio dan televisi tersebut.

5. Memahami secara mendalam segmen acara radio ataupun televisi. Dengan Anda memahami secara mendalam segmen acara dari radio ataupun televisi dimana Anda akan menjadi penyiarnya, maka Anda berarti sudah mengerti tentang audience/listener: kriteria usia, gender/jenis kelamin, pekerjaan dari audience/listener, program acara apa yang diminati dan yang mereka butuhkan, dan sebagainya. Dengan memahami semuanya maka Anda akan menjadi penyiar yang handal.

6. Mampu bekerjasama yang baik dalam tim. Kualitas dari program acara yang akan Anda bawakan akan ditentukan oleh solidnya Anda dengan tim Anda. Oleh karena itu, Anda harus bisa bekerja sama dengan tim Anda. Anda bisa menganggap tim Anda sebagai keluarga. Karena bagaimana pun juga Anda akan saling berhubungan dan berinteraksi lebih banyak dengan tim (maksudnya Anda akan membutuhkan bantuan scriptwriter, teknisi, produser, dll).

7. Be Yourself. Don’t try and be someone you are not. Be yourself atau originalitas merupakan point yang banyak dicari dan dibutuhkan dalam industri radio atau televisi khususnya untuk menjadi seorang penyiar. Jadilah diri sendiri, jangan meniru gaya penyiar yang sudah ada. Temukanlah gaya Anda sendiri, karena semakin Anda berbeda maka Anda semakin mempunyai nilai lebih. Keaslian gaya Anda bisa dilihat dari gaya bicara, penyampaian pesan/adlibs iklan, gaya Anda duduk, penampilan Anda, dan lain-lainnya. Jika memungkinkan, jadikan originalitas diri Anda sebagai trendsetter bagi audience/listener.


Jobsdb memebrikan Anda banyak info lowongan kerja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar